BAGI ANDA YANG MEMBUKA ACCOUNT MELALUI BLOG INI AKAN MENDAPATKAN FASILITAS WITHDRAWAL DAN DEPOSIT SECARA INSTAN SERTA SABTU MINGGU KAMI TETAP MELAYANI WITHDRAWAL DAN DEPOSIT.

Selasa, 29 Mei 2012

Mengenal Sistem Trading forex

Dalam dunia trading, terdapat salah satu ciri khas yang dapat membedakan antara trader yang telah berpengalaman sehingga mampu meraup keuntungan secara konsisten. Dan ada pula trader pemula yang penuh dengan semangat dan harapan untuk meraup keuntungan dari dunia forex. Sistem Trading - twps2 - pendulangforexSeorang Trader yang berpengalaman memiliki sebuah sistem trading yang benar-benar telah ia kuasai dan dia lakukan sesuai dengan sistemnya tersebut. Sementara itu seorang trader pemula tidak memiliki sistem trading yang jelas karena masih banyak meraba dan melakukan transaksi hanya berdasarkan pada intuisi dan prinsip dasar (beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi). Prinsip ini memang benar, tapi dalam dunia forex sama sekali tidak mudah dalam mengenali pola dasar dimana saat harga tinggi maupun disaat harga sedang rendah. Justru disinilah muncul kebutuhan akan perlunya memiliki sistem trading yang baik. Banyak buku dan seminar yang mengajarkan berbagai macam dan cara sistem trading yang mampu memberikan sebuah solusi dalam mendapatkan keuntungan. Memang sebagian besar sistem tersebut sudah cukup teruji (paling tidak oleh penciptanya), dan mampu mendatangkan keuntungan. Namun yang menjadi masalah utamanya, tidak semua para trader memiliki perasaan disiplin yang dibutuhkan dalam mengaplikasikan sistem tersebut dalam situasi trading yang sesungguhnya. Bisa jadi sistem tersebut terlalu rumit, atau sama sekali tidak sesuai dengan karakter trader yang bersangkutan sehingga sebagus apapun hasil yang ditawarkan oleh sistem tersebut, tidak akan ada hasilnya. Sebetulnya anda dapat membuat sendiri sistem trading yang bisa anda perbaiki dan anda sesuaikan tahap demi tahap sehingga sesuai dengan karakter seperti yang anda inginkan dan mampu menghasilkan keuntungan yang baik. Hal ini tidak sulit kalau anda sudah memahami prinsip-prinsip dasar dari analisis teknikal dan analisis fundamental. Justru Bagian yang tersulit ialah kedisiplinan kita dalam menerapkan sistem tersebut. Dalam membangun sebuah sistem trading setidaknya terdapat dua hal yang harus menjadi tujuan anda dalam mengarungi dunia trading :
  • Sistem yang anda buat pada saat dijalan haruslah mampu mendeteksi sebuah trend seawal sedini mungkin.
  • Sistem tersebut juga harus bisa membedakan antara pergerakan sinyal palsu, sehingga anda bisa terhindar dalam mengambilan posisi yang salah.
  • Selalu membuat jurnal trading harian, agar anda dapat selalu mawas diri pada saat akan melakukan open posisi.
Tips dalam Mengatur Sistem anda. Membuat sebuah sistem trading mungkin tidaklah terlalu sulit dan juga tidak banyak memakan waktu yang lama. Yang lama ialah mengujinya dan melakukan perbaikan-perbaikan sehingga sistem trading tersebut cukup handal dan sesuai untuk anda. Dalam membangun sebuah sistem trading yang baik memang butuh suatu kesabaran, tidak cukup hanya sebulan ataupun dua bulan saja. Akan tetapi jika sistem tersebut sudah terbangun dan berjalan dengan baik, kesabaran dan ketekunan anda akan terbayar dengan manis. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu anda lakukan dalam membangun sebuah sistem trading : 1. Kerangka Waktu. Tipe trading apa yang ingin anda jalani ? Apakah anda seorang day-trader (harian), atau swing-trader (mingguan) ? Dengan mengetahui tipe trading yang anda pilih, maka anda bisa menentukan kerangka waktu yang akan anda gunakan dalam sistem trading. Silahkan melihat kembali pembahasan tentang kerangka waktu untuk mengetahui kerangka waktu yang cocok untuk tipe trading anda. 2. Mengenal indikator dalam mengidentifikasi trend. Karena tujuan kita adalah mengidentifikasi suatu trend sedini mungkin, maka kita harus menggunakan indikator yang dapat memenuhi kebutuhan ini. Moving Avarages adalah salah satu indikator populer yang banyak digunakan untuk mengenali suatu trend. Biasanya digunakan 2 MA yang memiliki kecepatan berbeda. Pembentukan trend baru ditandai dengan terjadinya persilangan (cross-over), antara kedua MA. 3. Mencari indikator yang dapat mengkonfirmasi trend. Dalam dunia forex sering terjadi "spike" atau harga yang naik/turun secara tiba-tiba tapi kemudian kembali lagi kelevel semula. Seringkali gerakan seperti ini menimbulkan sinyal trend palsu yang dapat menjebak. Kita dapat menghindari ini dengan menggunakan bantuan indikator lain yang bertujuan untuk mengkonfirmasi sinyal trend yang muncul dari crossover MA. Terdapat banyak indikator yang dapat digunakan dalam hal ini, diantaranya; MACD, Stochastic, dan RSI. Anda dapat mencoba indikator-indikator tersebut dan memilih indikator mana yang terbaik bagi anda. 4. Menentukan resiko yang siap anda ambil. Dalam membangun sebuah sistem trading, anda perlu menentukan berapa besar resiko kerugian yang dapat anda ambil dalam setiap transaksi dan berapa besar resiko kerugian maksimal yang siap anda terima dalam satu hari. Tidak banyak para trader yang mau berbicara mengenai kemungkinan rugi, kebanyakan mereka lebih suka berbicara mengenai keuntungan dan harapan meraup kekayaan dari trading. Akan tetapi seorang trader yang baik dan berpengalaman selalu mempersiapkan diri terhadap segala kemungkinan, termasuk kerugian. Dengan demikian mereka dapat meminimalkan dampaknya apabila terjadi kerugian. Hanya dengan memperhitungkan berapa resiko yang siap diberikan seorang trader dapat dengan jernih berpikir tentang berapa keuntungan yang dapat diraih. Berapa besar resiko yang diambil berbeda antara satu trader dengan trader yang lain. Bahkan untuk trader yang sama resiko ini juga bisa berbeda ketika trader tersebut menggunakan jumlah dana yang berbeda. Sebelum melakukan trading anda harus menentukan berapa kerugian yang sanggup anda terima tanpa harus mengganggu trading anda untuk selanjutnya. Anda akan belajar lebih jauh mengenai hal ini dalam "manajemen uang". 5. Menentukan kapan anda masuk dan keluar dalam bertransaksi. Setelah anda menentukan berapa besar resiko yang siap anda terima, untuk selanjutnya ialah menentukan kapan anda telah siap melakukan transaksi dan kapan anda menutupnya untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Ada trader yang lebih suka melakukan transaksi seawal mungkin saat sinyal trend terkonfirmasi, ada juga yang lebih suka menunggu beberapa saat untuk memastikan trend secara manual. Ini semata-mata soal gaya trading, ada trader yang agresif dan ada yang lebih suka bermain aman. Untuk menutup transaksi, anda mempunyai beberapa pilihan. Salah satunya dengan menggunakan "trailing stop", yaitu dengan cara memindahkan level stop-loss mengikuti pergerakan harga; jika anda melakukan transaksi beli dan harga naik 20 pip, anda memindahkan stop-loss anda sejauh 20 pip juga. Pada beberapa trading-platform, fasilitas "trailing-stop" ini bisa di-set secara otomatis. Ada juga yang menetapkan target keuntungan ini secara tetap dan menutup transaksi saat target keuntungan tercapai. Apapun pilihan anda, upayakan untuk tetap pada cara yang anda pilih. Jangan terbiasa menutup transaksi hanya karena harga bergerak berlawanan arah karena jika transaksi yang anda ambil memang sesuai dengan trend, gerakan semacam itu hanya bersifat sementara dan harga akan kembali bergerak ke arah yang menguntungkan. 6. Tulis sistem yang telah anda gunakan dan praktekkan. Ini adalah langkah yang paling penting dalam membangun sistem trading. Tuliskan sistem yang ingin anda gunakan dan ikuti sistem tersebut dengan baik. Ini membutuhkan disiplin dan sebuah kesabaran. Jika anda tidak mau disiplin dalam mengikuti sistem yang telah anda buat sendiri, maka sistem apapun tidak akan memberikan sebuah keuntungan buat anda. Sistem terbaik sekalipun pasti membutuhkan waktu untuk dapat memberikan hasil, setidaknya anda sendiri pasti perlu waktu untuk beradaptasi dan menguasai sistem tersebut dalam kondisi trading yang sesungguhnya.

Mengenal Sistem Trading

Dalam dunia trading, terdapat salah satu ciri khas yang dapat membedakan antara trader yang telah berpengalaman sehingga mampu meraup keuntungan secara konsisten. Dan ada pula trader pemula yang penuh dengan semangat dan harapan untuk meraup keuntungan dari dunia forex. Seorang Trader yang berpengalaman memiliki sebuah sistem trading yang benar-benar telah ia kuasai dan dia lakukan sesuai dengan sistemnya tersebut. Sementara itu seorang trader pemula tidak memiliki sistem trading yang jelas karena masih banyak meraba dan melakukan transaksi hanya berdasarkan pada intuisi dan prinsip dasar (beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi). Prinsip ini memang benar, tapi dalam dunia forex sama sekali tidak mudah dalam mengenali pola dasar dimana saat harga tinggi maupun disaat harga sedang rendah. Justru disinilah muncul kebutuhan akan perlunya memiliki sistem trading yang baik. Banyak buku dan seminar yang mengajarkan berbagai macam dan cara sistem trading yang mampu memberikan sebuah solusi dalam mendapatkan keuntungan. Memang sebagian besar sistem tersebut sudah cukup teruji (paling tidak oleh penciptanya), dan mampu mendatangkan keuntungan. Namun yang menjadi masalah utamanya, tidak semua para trader memiliki perasaan disiplin yang dibutuhkan dalam mengaplikasikan sistem tersebut dalam situasi trading yang sesungguhnya. Bisa jadi sistem tersebut terlalu rumit, atau sama sekali tidak sesuai dengan karakter trader yang bersangkutan sehingga sebagus apapun hasil yang ditawarkan oleh sistem tersebut, tidak akan ada hasilnya. Sebetulnya anda dapat membuat sendiri sistem trading yang bisa anda perbaiki dan anda sesuaikan tahap demi tahap sehingga sesuai dengan karakter seperti yang anda inginkan dan mampu menghasilkan keuntungan yang baik. Hal ini tidak sulit kalau anda sudah memahami prinsip-prinsip dasar dari analisis teknikal dan analisis fundamental. Justru Bagian yang tersulit ialah kedisiplinan kita dalam menerapkan sistem tersebut. Dalam membangun sebuah sistem trading setidaknya terdapat dua hal yang harus menjadi tujuan anda dalam mengarungi dunia trading :
  • Sistem yang anda buat pada saat dijalan haruslah mampu mendeteksi sebuah trend seawal sedini mungkin.
  • Sistem tersebut juga harus bisa membedakan antara pergerakan sinyal palsu, sehingga anda bisa terhindar dalam mengambilan posisi yang salah.
  • Selalu membuat jurnal trading harian, agar anda dapat selalu mawas diri pada saat akan melakukan open posisi.
Tips dalam Mengatur Sistem anda. Membuat sebuah sistem trading mungkin tidaklah terlalu sulit dan juga tidak banyak memakan waktu yang lama. Yang lama ialah mengujinya dan melakukan perbaikan-perbaikan sehingga sistem trading tersebut cukup handal dan sesuai untuk anda. Dalam membangun sebuah sistem trading yang baik memang butuh suatu kesabaran, tidak cukup hanya sebulan ataupun dua bulan saja. Akan tetapi jika sistem tersebut sudah terbangun dan berjalan dengan baik, kesabaran dan ketekunan anda akan terbayar dengan manis. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu anda lakukan dalam membangun sebuah sistem trading : 1. Kerangka Waktu. Tipe trading apa yang ingin anda jalani ? Apakah anda seorang day-trader (harian), atau swing-trader (mingguan) ? Dengan mengetahui tipe trading yang anda pilih, maka anda bisa menentukan kerangka waktu yang akan anda gunakan dalam sistem trading. Silahkan melihat kembali pembahasan tentang kerangka waktu untuk mengetahui kerangka waktu yang cocok untuk tipe trading anda. 2. Mengenal indikator dalam mengidentifikasi trend. Karena tujuan kita adalah mengidentifikasi suatu trend sedini mungkin, maka kita harus menggunakan indikator yang dapat memenuhi kebutuhan ini. Moving Avarages adalah salah satu indikator populer yang banyak digunakan untuk mengenali suatu trend. Biasanya digunakan 2 MA yang memiliki kecepatan berbeda. Pembentukan trend baru ditandai dengan terjadinya persilangan (cross-over), antara kedua MA. 3. Mencari indikator yang dapat mengkonfirmasi trend. Dalam dunia forex sering terjadi "spike" atau harga yang naik/turun secara tiba-tiba tapi kemudian kembali lagi kelevel semula. Seringkali gerakan seperti ini menimbulkan sinyal trend palsu yang dapat menjebak. Kita dapat menghindari ini dengan menggunakan bantuan indikator lain yang bertujuan untuk mengkonfirmasi sinyal trend yang muncul dari crossover MA. Terdapat banyak indikator yang dapat digunakan dalam hal ini, diantaranya; MACD, Stochastic, dan RSI. Anda dapat mencoba indikator-indikator tersebut dan memilih indikator mana yang terbaik bagi anda. 4. Menentukan resiko yang siap anda ambil. Dalam membangun sebuah sistem trading, anda perlu menentukan berapa besar resiko kerugian yang dapat anda ambil dalam setiap transaksi dan berapa besar resiko kerugian maksimal yang siap anda terima dalam satu hari. Tidak banyak para trader yang mau berbicara mengenai kemungkinan rugi, kebanyakan mereka lebih suka berbicara mengenai keuntungan dan harapan meraup kekayaan dari trading. Akan tetapi seorang trader yang baik dan berpengalaman selalu mempersiapkan diri terhadap segala kemungkinan, termasuk kerugian. Dengan demikian mereka dapat meminimalkan dampaknya apabila terjadi kerugian. Hanya dengan memperhitungkan berapa resiko yang siap diberikan seorang trader dapat dengan jernih berpikir tentang berapa keuntungan yang dapat diraih. Berapa besar resiko yang diambil berbeda antara satu trader dengan trader yang lain. Bahkan untuk trader yang sama resiko ini juga bisa berbeda ketika trader tersebut menggunakan jumlah dana yang berbeda. Sebelum melakukan trading anda harus menentukan berapa kerugian yang sanggup anda terima tanpa harus mengganggu trading anda untuk selanjutnya. Anda akan belajar lebih jauh mengenai hal ini dalam "manajemen uang". 5. Menentukan kapan anda masuk dan keluar dalam bertransaksi. Setelah anda menentukan berapa besar resiko yang siap anda terima, untuk selanjutnya ialah menentukan kapan anda telah siap melakukan transaksi dan kapan anda menutupnya untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Ada trader yang lebih suka melakukan transaksi seawal mungkin saat sinyal trend terkonfirmasi, ada juga yang lebih suka menunggu beberapa saat untuk memastikan trend secara manual. Ini semata-mata soal gaya trading, ada trader yang agresif dan ada yang lebih suka bermain aman. Untuk menutup transaksi, anda mempunyai beberapa pilihan. Salah satunya dengan menggunakan "trailing stop", yaitu dengan cara memindahkan level stop-loss mengikuti pergerakan harga; jika anda melakukan transaksi beli dan harga naik 20 pip, anda memindahkan stop-loss anda sejauh 20 pip juga. Pada beberapa trading-platform, fasilitas "trailing-stop" ini bisa di-set secara otomatis. Ada juga yang menetapkan target keuntungan ini secara tetap dan menutup transaksi saat target keuntungan tercapai. Apapun pilihan anda, upayakan untuk tetap pada cara yang anda pilih. Jangan terbiasa menutup transaksi hanya karena harga bergerak berlawanan arah karena jika transaksi yang anda ambil memang sesuai dengan trend, gerakan semacam itu hanya bersifat sementara dan harga akan kembali bergerak ke arah yang menguntungkan. 6. Tulis sistem yang telah anda gunakan dan praktekkan. Ini adalah langkah yang paling penting dalam membangun sistem trading. Tuliskan sistem yang ingin anda gunakan dan ikuti sistem tersebut dengan baik. Ini membutuhkan disiplin dan sebuah kesabaran. Jika anda tidak mau disiplin dalam mengikuti sistem yang telah anda buat sendiri, maka sistem apapun tidak akan memberikan sebuah keuntungan buat anda. Sistem terbaik sekalipun pasti membutuhkan waktu untuk dapat memberikan hasil, setidaknya anda sendiri pasti perlu waktu untuk beradaptasi dan menguasai sistem tersebut dalam kondisi trading yang sesungguhnya.
Dalam dunia trading, terdapat salah satu ciri khas yang dapat membedakan antara trader yang telah berpengalaman dimana ia mampu meraup keuntungan secara konsisten. Dan ada pula trader pemula yang penuh dengan semangat dan harapan untuk meraup keuntungan dari dunia forex. Mengenal Sistem Trading II - twps2 - pendulangforexSeorang Trader yang berpengalaman memiliki sebuah sistem trading yang benar-benar telah ia kuasai dan ia lakukan sesuai dengan sistemnya tersebut. Sementara itu seorang trader pemula tidak memiliki sistem trading yang jelas karena masih banyak meraba dan melakukan transaksi hanya berdasarkan pada intuisi dan prinsip dasar (beli saat harga rendah dan jual saat harga tinggi). Prinsip ini memang benar, tapi dalam dunia forex sama sekali tidak mudah dalam mengenali pola dasar dimana saat harga tinggi maupun disaat harga sedang rendah. Untuk lebih jelasnya,  lebih baik anda membaca artikel saya yang sebelumnya berjudul Mengenal Sistem Trading, karena pada artikel saya kali ini adalah kelanjutan dari artikel yang sebelumnya. Agar tidak banyak membuang waktu dan tenaga, Dalam uraian kali ini saya berijudul Mengenal Sistem Trading II, dan berikut pembahasannya. Menguji Sistem Yang Telah Anda Buat Agar sistem yang telah anda buat dapat berjalan sesuai dengan apa yang anda harapkan, maka cara terbaik ialah dengan mendaftarkan diri anda pada salah satu broker forex dan mencoba sistem anda tersebut pada account demo. Praktekkan sistem anda tersebut setidaknya selama seminggu. Selanjutnya anda melakukan evaluasi terhadap sistem anda tersebut. Apabila terjadi kegagalan karena kekeliruan anda, silahkan perbaiki cara trading anda pada sesi trading selanjutnya. Jika anda telah mengikuti sistem tersebut dengan baik namun anda melihat terdapat beberapa kekurangan dari sistem tersebut, lakukan perbaikan dan praktekkan hasil perbaikan itu pada sesi trading berikutnya. Evaluasi bisa anda lakukan setiap minggu hingga anda mampu menjalankan sistem anda dengan baik dan sistem anda benar-benar telah optimal. Percayalah, ini adalah saat yang paling sulit. Seringkali para trader tidak sabar dan memilih untu langsung melakukan trading dengan account sungguhan/real. Ini adalah sikap yang berbahaya dan harus dihindarkan. Setidaknya uji keandalan sistem trading anda selama 3 bulan, setelah anda yakin betul terhadap sistem tersebut dalam memberikan keuntungan yang sesuai dengan apa yang anda harapkan, maka anda bisa mulai mencoba dengan account sesungguhnya/real. Pada bagian ini, saya akan memberikan suatu gambaran mengenai sebuah sistem trading yang sederhana. Dimana Hal ini akan memberikan gambaran kepada anda tentang apa yang seharusnya anda cari ketika anda sedang menjalankan sistem anda. Trading Setup
  1. Lakukan perdagangan pada daily chart (swing trading).
  2. Gunakan 5 EMA
  3. Gunakan 10 EMA
  4. Gunakan Stocahstic (10,3,3).
  5. RSI (14)
Trading Rules Dalam pengujian pada Trading rules, ada baiknya kita pergunakan Stop Loss sebesar 30 Pips. Penggunaan Stop Loss sebesar 30 Pips, dapat berfungsi sebagai pengingat dimana kita agar dapat segera merubah sistem yang telah kita buat, karena dapat dikatakan sudah tidak akurat. Berikut Entry Rules : 1. Order Buy apabila
  • 5 EMA telah memotong 10 EMA diatas dan kedua saluran stokastik sedang menuju ke atas (tidak masuk jika garis stokastik sudah berada pada wilayah overbought).
  • RSI lebih besar dari 50.
2. Order Sell apabila
  • 5 EMA memotong 10 EMA dibawah dan kedua saluran stokastik sedang menuju ke bawah (jangan masukkan baris stokastik jika sudah berada pada wilayah oversold).
  • RSI kurang dari 50.
Exit Rules : Keluar dari market atau close pada posisi ketika 5 EMA memotong 10 EMA dimana pada arah berlawanan dari perdagangan anda atau jika RSI kembali ketitik 50. Seperti yang dapat anda lihat, dimana kita memiliki semua komponen dari suatu sistem perdagangan yang baik. Ini adalah sistem perdagangan swing dan diperdagangkan pada daily chart. Selanjutnya, kita menggunakan moving average untuk membantu mengidentifikasi tren baru sedini mungkin. Stochastics dapat membantu dalam menentukan apakah masih memungkinkan bagi kita untuk memasuki perdagangan setelah moving average crossover, dan juga membantu kita dalam menghindari oversold dan overbought area. RSI merupakan alat konfirmasi ekstra yang membantu kita dalam menentukan kekuatan dari kecenderungan kita. Setelah mencari tahu setup perdagangan kita, maka dengan demikian kita akan menententukan suatu risiko dalam perdagangan masing-masing. Dimana dalam Sistem ini, kita bersedia untuk beresiko sebesar 30 pips pada perdagangan. Biasanya, semakin tinggi time frame waktu, maka anda harus bersedia untuk mengambil suatu risiko, karena dalam keuntungan yang setiap kali anda dapatkan, anda biasanya akan lebih besar daripada jika anda trading pada kerangka waktu yang lebih kecil. Untuk lebih jelasnya, silahkan anda lihat pada gambar dibawah ini; Contoh Signal - twps2 - pendulangforex Demikianlah artikel penutup dari artikel saya yang sebelumnya telah saya bahas, dimana artikel tersebut yang berjudul Mengenal Sistem Trading, semoga artikel ini dapat membantu anda dalam mengenal sistem trading.

Candlestick dan Fibonacci

Apabila anda perhatikan, maka anda akan mengetahuinya sekarang, dimana anda dapat menggabungkan perhitungan fibonacci dengan support dan resistance serta garis trend untuk menciptakan strategi trading yang super keren namun sangat sederhana. Akan tetapi ini belum selesai hanya sampai disini, dalam pelajaran ini, saya akan memberikan sedikit pengetahuan saya kepada anda bagaimana cara menggabungkan fibonacci dengan pengetahuan anda tentang pola-pola candlestick Jepang yang telah anda pelajari sebelumnya. Dalam menggabungkan perhitungan fibonacci dengan pola candle, kita akan mencari candle yang lengkap yang dapat memberitahu kita ketika tekanan beli atau jual telah mencapai titik jenuh, dan dapat memberikan petunjuk tentang kapan harga akan terus mengikuti trend. Kita akan menyebutnya  "fibonacci Candlesticks," atau " fib stick" singkatnya. Cukup menarik, ya ? Mari kita lihat sebuah contoh untuk membuat artikel ini semakin menarik dan lebih jelas untuk anda pelajari. Dibawah ini ialah chart 1H pair EUR/USD. Fibonacci Candlesticks - twps2 - StarFish Sepertinya pasangan mata uang ini terlihat turun pada minggu lalu, Pasangan ini tampaknya telah dalam kecenderungan untuk menurun minggu lalu. Kemudian, Apakah akan ada kesempatan untuk masuk pada trend ini ? Anda pastinya tahu apa artinya ini. Sudah waktunya untuk mengambil perhitungan fibonacci dan mulai bekerja. Seperti yang dapat anda lihat pada grafik diatas, kita telah menetapkan  Swing High pada 1,3364 pada tanggal 5 Maret, dengan Swing Low pada 1,2523 pada 7 Maret. Karena hari Jumat, maka anda memutuskan hanya tenang, dan berhenti trading, dan memutuskan kapan anda ingin masuk setelah anda melihat grafik berakhir pada akhir pekan. Fibonacci Candlesticks Green Candle - twps2 - StarFish Dilain waktu pada saat anda membuka grafik, anda melihat bahwa pair EUR/USD telah bergerak sedikit dari harga penutupan pada hari Jumat yang lalu. Pada tingkat Fibonacci 50,0%, pembeli akhirnya mengangkat harga menjadi lebih tinggi. Maka anda memutuskan untuk menunggu dan melihat beberapa saat apakah tingkat Fibonacci akan menjadi 61,8% akan menahan. Setelah itu, candle terakhir cukup bullish. Siapa tahu, harga akan terus merangkak naik. Fibonacci Candlesticks Doji - twps2 - StarFish Pastinya akan anda lihat pergerakan tersebut. Sebuah doji berkaki panjang telah terbentuk dan kembali ketingkat Fibonacci 61,8%. Jika anda perhatikan, anda akan tahu bahwa ini adalah sebuah "pembalikan". Apakah sudah waktunya untuk melakukan sell ? Anda tidak pernah dapat mengetahui dengan pasti (itulah sebabnya mengapa manajemen risiko sangat penting), akan tetapi kemungkinan pembalikan terlihat sangat mungkin. Fibonacci Candlesticks End - twps2 - StarFish Tepat setelah doji terbentuk, maka pergerakan harga terhenti sesaat sebelum menuju lurus kebawah. Lihatlah semua lilin merah tersebut, tampaknya pembeli memang cukup lelah dengan pergerakan tersebut, yang memungkinkan penjual untuk melompat masuk pasar dan mengambil kendali. Dan pada akhirnya, harga jatuh kembali ke swing rendah sekitar 500 pips. Hal lain yang menyenangkan tentang fibonacci stick adalah, anda tidak perlu terbatas pada tingkat fibonacci. Disini anda dapat menggunakan pengetahuan anda meng formasi candlestick. Anda bisa menunggu fibonacci stick terbentuk tepat dibawah atau diatas tingkat fibonacci untuk memberikan konfirmasi lebih lanjut tentang apakah anda harus  melakukan order. Demikianlah artikel mengenai Candlestick dan Fibonacci saya cukupkan sampai disini, semoga dapat menambah wawasan untuk anda dalam memahaminya.

 
Design by hairul | micro forex - manado | trader forex